Morfologi Dari Teripang

teripangemas.com ,- Selamat pagi untuk semua para sahabat dan yang selalu setia menunggu informasi dari teripangemas.com . kemarin-kemarin saya sudah menjelaskan tentang beberapa khasiat dari Teripang Emas yang menjadi bahan utama dari Jelly Gamat Gold-G Sea Cucumber dan sekarang saya akan memberikan informasi mengenai Morfologi Dari Teripang yang mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk kita semua.

Morfologi Dari Teripang

Teripang Emas

Deskripsi Morfologi atau bentuk tubuh dari teripang yang diperlukan untuk klasifikasinya. Pengamatan morfologi, pengukuran panjang dan pemotretan teripang harus dilakukan saat hewan masih hidup. Hal ini mengingatkan bahwa teripang mudah mengalami perubahan bentuk dan warna setelah diawetkan.

Teripang memiliki tubuh yang lunak dan elastis dengan bentuk yang bervariasi, seperti membulat, silindris, segi empat atau bulat memanjang seperti ular. Mulut terletak di anterior sedangkan anu terletak diujung posterior. Panjang tubuh bervariasi menurut jenis dan umur, berkisar antara 3cm sampai 150cm. Bentuk tubuh teripang merupakan ciri taksonomiknya pada tingkat bangsa (ordo) dan suku (family), khususnya untuk suku-suku dari bangsa Aspidochirotida.

Teripang pada umumnya mempunyai warna kulit yang kusam, seperti abu-abu, coklat, hijau lurnut, atau hitam. Sisi Ventral dari teripang biasanya berwarna lebih cerah dari pada sisi dorsal, seperti putih, kuning, merah muda atau merah. Beberapa jenis teripang memiliki kulit dengan pola bercak-bercak atau garis-garis teripang memiliki lima daerah “ambulakra” yang memanjang secara oral-aboral. Tiga daerah ambulakra berada disisi ventral, sedangkan dua lainnya disisi dorsal. Maing-masing sisi “trivium” dan “bivium”. Kaki tabung disisi ventral lebih banyak, lebih besar, dan memiliki penghisap pada ujungnya, sedangkan kaki tabuh disisi dorsal termodifikasi sebagai papula yang lebih sedikit dan lebih kecil. Ada tidaknya kaki tabuh juga merupakan salah satu dasar klasifikasi teripang pada tingkat bangsa. Pada sekeliling mulut teripang, kaki tabung termodifikasi sebagai tentakel. Jumlah tentakel bervariasi dari 10 sampai 30, biasanya merupakan kelipatan lima. Panjang tentakel pada setiap individu umumnya sama. Bentuk tentakel teripang bermacam-macam, seperti bentuk perisai (peltate), bentuk dendrit (dendritic), bentuk menyirip (pinnate) maupun bentuk menjari (digitate) dan bentuk perisai menjari (peltato-digitate). Jumlah dan bentuk tentakel merupakan ciri taksonomilk dalam klasifikasi teripang pada tingkat bangsa dan suku.

Ciri-ciri morfologi Teripang yaitu bentuk badari bulat panjang, punggunya berwaena abu-abu sampai kehitaman dengan garis melintang berwarna hitam di seluruh bagian tubuh. Apabila diraba tarasa kasar dan banyak ditemukan disela-sela karang baik yang masih hidup maupun yang telah mati dan diperairan yang didasarnya mengandung pasir (Martoyo et al, 2006)

Notowinarto (1991), menyatakan bahwa pada bagian anterior terdapat mulut (oral) tentakel yang berfungsi untuk mengambil, menghisap partikel, atau makanan dan bagian pasterior terdapat kloaka (aboral) untuk mengeluarkan sia-sia makanan maupun air. Pada bagian dekat anus dijumpai kelenjar seperti gerah yang berfungsi sebagai alat pertahan diri. Sistem pemanasan Teripang menggunakan sistem pernapasan pohon yang terletak pada rongga kana dan kiri atau berselahan dengan sisten pencernaan.

Permukaan tubuh teripang pada umumnya kasar karena adanya “spikula” pada dinding tubuh hewan tersebut. Spikula merupakan endoskeleton yang telah tereduksi menjadi berukuran mikdoskopis dan tertanam dalam lapisan dermis dinding tubuh teripang. Senyawa utama pembentuk epikula adalah kalsium karbonat yang larut dalam larutan asam. Spikula teripang, seperti halnya endoskeleton echinoderm lainnya, memiliki strukrut berpori-pori yang dapat mencapat lebih dari 50% volume total endoskeleton. Susunan dan ukuran pori-pori sangat bervariasi pada teripang yang masih hidup, pori-pori terisi oleh serat-serat jaringan peningkat.

Bentuk dari Spikula bemacam-macan dan khasiat untuk masing-masing jenis, oleh karena itu sikula menjadi ciri teripang pada tingkat Marga (genus) dan Jenis (spesies). Variasi bentuk spikula teripang bermacam-macam, mulai bentuk yang sederhatan seperti batang (rod), barang bercabang (branched rod), lempengan (plate), roset (rosette), kancing (button), dan jangkat (anchor) sampai bentuk yang lebih kompleks seperti bentuk meja (table).

Itulah penjelasan mengenai Morfologi Dari Teripang yang mudah-mudahan dapat kita cerna secara teliti dan juga bsia bermanfaat untuk kita semuanya yang membaca.

Morfologi Dari Teripang

reposted bye : teripangemas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *